note ini
Note ini, aku tulis, ketika isi kepalaku bergolak. Keresahan melandaku, tiba-tiba... Dan, kamu adalah hal pertama yang melompat dalam ingatanku. Wow, hal pertama banget ga tuh Terasa salah ya? Setiap kali, aku menyebutmu, seolah aku sedang berbuat dosa. Libur dan aku tidak pulang. Dan aku berkutat dengan proposal penelitian. Dan aku menjadi tahanan yang harus menyelesaikan hal ini dengan benar. Dan kopi adalah teman yang benar bukan? Sementara, hatiku mengingat apa yang terjadi di hari2 ini pada 8 tahun lalu. Ayahku, menjelang kepergiannya... Papa, aku berjalan sejauh ini, Bertahan sekuat yang aku mampu, Boleh ga, datang sebentar aja dan peluk saya? Boleh ga, kaka denger papa bilang bahwa papa bangga sama semua hal yang saya usahakan. Saya berjalan sendirian pa, bersama Yesus pa. Setelah papa ngga ada, segala hal saya upayakan sendiri. Tidak merepotkan orang lain, tidak meneriaki siapapun, pa. Hanya Yesus. Jadi, anaknya boleh sedikit...
