they said...
Aku, dan segala keabsurdanku.
Entah harus mulai darimana untuk menceritakan ini,
Dan lalu, bagaimana harus mengakhiri ini.
Terima kasih sudah ada.
Mungkin sebuah kebetulan.
Jangan bertanya boleh ya, ini tentang siapa.
Ini bisa saja, tentang papa saya, Noke namanya.
Sejak peti itu masuk dalam pembakaran, kopi yang dulunya terasa tawar, kini kian pahit. Kian pekat.
Pagi ku dan kopiku, tidak lagi, menjadi teman karib. Aku dan kopi, bukan lagi sebagai pelengkap. Tapi, sebagai pengingat.
Dalam pahitnya kopiku, aku menemukan diriku, yang tidak bisa kubahasakan.
Bila kamu berpikir, ini mgkin tentang "stranger"....
Bisa saja.
Entah kenapa, kebetulan2 yang selalu terbentur. Pada setiap hari dimana aku merasa "begitu lelah", dia ada disana.
And, after all this time?
Its always, been you!
Benyada Remals
Semester 5. Minggu depan Ujian CBT. Proposal belum selesai. Maju PIT 2 bulan lagi.
Biasanya, saya akan ngadu ke papa. Saya dan segala kecengengan saya. Tapi, lucunya ya, kamu ada disaat2 seperti ini. (*dan aku membencimu untuk itu)
Kewarasan yang kamu kembalikan untukku itu, harusnya kamu tidak ada didalamnya.
Nyed_
Dalam versi yang tidak menyenangkan, tiba2 bergumam.... "hey stranger, boleh ga lo nikah aja?"
....kenapa lo maksa dia harus nikah, nyed?
Dan jedijah, dalam versi paling bangke, menjawab.... supaya, gw bener-bener, selesai !
Hal yang paling membingungkan, ini sebuah rasa terima kasih yang berlebihan atau lebih dari sekedar "memulangkan aku"....
Have a good day, dude 🍺
Komentar
Posting Komentar