just random story

.....its drained me, dad

He said bravefully .....aku ga bisa lagi sama kamu. Cinta aku udah selesai di kamu. Aku dengan dia, sekarang....

Somewhere, i even never wondering i hear those bastard word. Oh, dad... entah kenapa sejak hari itu, seolah-olah hatiku ikut patah berserakan, pa. 

Kata2 yang diteriakan oleh seorang suami, didepan khalayak ramai, untuk istrinya, ketika kepergok lagi sama perempuan lain. Laki2 itu meneriakkannya dengan lantang, yang aku liat istrinya hanya menatapnya dengan tenang. Mengangguk. 

Tapi, entah kenapa, kok jadi gw yang kepikiran terus2an. Tuhan menjaga si istri itu, dan membalaskan rasa malu yang diterima istrinya kepada laki2 bidap dan perempuan laknat itu.

Sore itu, surabaya lengang. Pulang dari RS masih sangat sore, jadi saya mutusin untuk jalan2 aja dan nongkrong sambil ngerangkum jurnal di salah satu kafe. Kafe itu lumayan jauh dari kosan, ke arah barat. Katanya butterscoffnya enak, tiramissunya juga nendang banget. Walaupun akhirnya yang dianter ke meja saya adalah Americano double shoot dan donat kentang meises, serta wrinkle french fries. 

Dan lalu, 20 menit kemudian, tepat di depan saya 2 meja di arah jam 1, terjadi "drama" itu, seorang istri memergoki suami dan selingkuhannya. Walaupun ya, istrinya ga teriak2, justru yang teriak2 itu adek2 iparnya (*saya diceritain sama waiternya). Gong nya itu, ketika tiba2 suaminya berdiri dan melerai, lalu dengan kasarnya dia berucap ...aku ga bisa lagi sama kamu. Cinta aku udah selesai di kamu. Aku dengan dia, sekarang. Aku bahagia sama dia loh....

Gw awalnya acuh ya. Tapi ketika gw mendengar kalimat itu keluar dari mulut laki2 itu, reflex gw langsung menganggkat muka dan melihat istrinya. Dia diam. Mengangguk. Lalu, menarik 3 wanita lainnya. 

But, paa... kalimat itu melekat didalam ingatan saya. Saya ngga bisa bayangin gimana rasanya dipermalukan dan dipatahkan, didepan banyak orang. Bangsat 😔

I dont know how to explain it. But, somepart of me.... just freeze and still stood in that moment.

Pa, bahkan setelah pulang dari tempat itu, entah kenapa saya benar-benar memikirkan omongannya. I hate it, dad.


bagaimana bisa pa, seseorang yang katanya sudah berjanji, tiba-tiba mengingkarinya. Thats suck dad. Gilaaak sih. Saya bahkan masih bisa mengingat "smirk" perempuan laknat itu, ketika mendengar kata-kata laki2 sialan itu. 


Papa tau? saya tiba-tiba aja, mengingat apa yang papa katakan untuk saya, "Kalo suatu hari nanti, dia sakitin nona. Pulang ke papa. Papa akan jaga nona"

Saya mempercayai itu, pa. Bahwa suatu hari nanti, ketika ada yang menyakiti saya, saya dengan langkah yang tegak, membawa diri saya kembali ke rumah. "Masih ada papa kok" saya pikir segampang itu, pa. Dulu, papa masih ada. 

Hari ini, semua berubah. Namun, prinsip itu selamanya hidup didalam saya. Ketika, suatu hari nanti, cintanya berubah, bahagia bukan lagi milik kita. Aku, akan menghargai diriku sendiri, dengan pergi dari dia. 

apapun yang terjadi, aku akan selalu menyelamatkan diriku. Bener kan pa? Ini terdengar sangat egois, tidak tahu diri, namun untukku, apapun ceritanya, bagaimanapun keadaannya, aku tidak akan menghancurkan diriku demi orang lain. Secinta apapun itu, logic always comes first. Untuk berada dititik ini, perjuangannya tidak semudah yang kalian pikirkan. 

Papa ada atau tidak, aku akan tetap menyelamatkan diriku, karna aku tau, ayahku akan melakukan hal yang sama. 

Pa, semoga saja, ketika waktu ku tiba, aku bisa menjalaninya bersama seseorang yang menyenangkan dan menyamankan. Agar papa tenang disana. 


i cant tell you, how much i miss you, oldman


Nyed_


untuk perempuan kuat yang saya liat di cafe itu,
siapapun namamu, 
Aku kagum dengan ketenangan yang kamu tunjukkan
percayalah, Tuhan akan membuatnya menyesali setiap perkataan dan perbuatan yang dia lakukan untukmu, 
Apapun keputusanmu, setelah ini, hormatku selalu tinggal untukmu. 
Perempuan berani yang memperjuangkan rumah tangganya


tulisan ini, harus saya tulis, karna kalimat bangsat itu terus melekat pada ingatan saya. Entah kenapa, saya ikut merasakan sakitnya si istri. 

untuk perempuan, singel, diluar sana...
Peminjam bukanlah pemilik. Tidak ada yang membanggakan dengan merampas milik orang lain, bagian mana dari kalimat ini yang tidak kalian mengerti?
Menjadi seorang pencuri adalah dosa besar, karna kamu menghancurkan rumah yang mereka bangun diatas ikrar yang terikat di langit. 
Mencintai tidak salah, namun merebut dan memperjuangkan milik orang lain adalah hal paling bangsat yang tidak bisa diampuni. 

Ingat ini, mungkin saja, setelah ini hidupmu akan berjalan seperti biasa. Rasanya semesta merestui apapun tingkahmu. 
Tuhan tidak pernah tidur dan Ia membalaskannya, tepat pada waktunya.
Bisa jadi, ketika kamu berpikir bahwa semuanya baik-baik saja. 
Bisa juga, cerita ini berulang pada anakmu, kerabatmu, entah dalam bentuk apapun.

Tidak ada ceritanya, Tuhan melewatkan jeritan hati mereka yang tertindas dan menangis meminta keadilan. 

Mencintai bisa jadi alasan utama menikah,
namun cinta saja, tidak pernah cukup untuk menikah.


Mbul ....nyed, cinta tuh bisa hilang kok. Jadi, jangan ngeliat itu hanya itam putih, sayang
Gw ....thats non sense, mbul. Gw bisa terima alasan itu kalo lo masih pacaran. 
Mbul menarik napas panjang dan dalam, menghembuskannya dengan sangat pelan. 

.....gw ga bilang selingkuh itu bener, nyed. Tapi, bisa aja kan, suaminya udah ngusahain semua hal untuk bertahan. Hei, menikah itu bukan permainan saling bertahan, tapi saling mempertahankan, nyed. Daripada lo ga bisa bahagia? Lo yang bilang, lo akan selalu memilih diri lo sendiri dulu, gimana kalo suaminya melakukan hal yang sama.

Gw melotot ke mbul, yang tergelak melihatku marah. ....ketika pernikahan itu ada masalah, lo ga bisa menyalahkan disatu pihak aja, kang. Lo harus melihat satu cerita utuhnya. Bukan hanya melihat selingkuhnya. tiba-tiba cipta masuk 

Gw ....ga bisa! Gimanapun ceritanya, selingkuh itu salah. Titik. Kalo ada masalah, ya diselesaiin dengan gentle dong. Bukan malah pacaran lagi, bangsat. Gw paham maksud kalian ya, cuman menurut gw, ga semudah itu meninggalkan pernikahan dan nemuin orang lain dan bilang "cinta gw udah selesai". Si gilak, ga pake otak! 

Cipta tertawa mendengar khotbah gw, dan lalu, dia menanyakan pertanyaan bangke itu ....Nyed, ini gw mau nanya aja, what if. Hmmmm... What if, suatu hari nanti, lo ga lagi mencintai suami lo. Tiba2 aja, lo kehilangan cinta yang selama ini selalu lo jaga. dan pada suatu hari yang ga cerah, lo menemukan itu ada di orang lain. Lo bakalan apa?

Gw .....sejauh gw mengenal diri gw ya, gw ga akan melakukan itu. Kalopun suatu hari nanti, itu "tiba-tiba" terjadi, gw akan jujur sama dia. Its have to be work again ga sih. Karna buat gw, alasan gw pergi adalah ketika dia menghadirkan orang lain. Thats all, end of debate. Cinta ga bisa lo paksa, yup im agree. But, membuatnya berhenti, karna lo ga bisa setia dan berkomitmen hanya pada 1 cinta, thats jerks, dude. 

Cipta tertawa, ....yeah, Jedijah si kukang dengan teori romantism nya. Gw beneran deh, penasaran banget, akhirnya siapa cowo yang tidak beruntung itu, nyed.

dan kita tertawa😂


Siapapun dia, seenggaknya gw tahu, dia adalah tempat pulang teraman dan ternyaman.


(mon maap ngecap gw kebanyakan banget ya? Padahal ini cuman mau cerita tentang pasangan selingkuh random yang kepergok sama istrinya, hahahahahhaa)

Bila ada cinta yang lain, diantara kita,
Pilih dia, aku akan mundur dengan tenang.
Karna, jika kamu mencintaiku dengan benar, 
Dia tidak akan pernah punya tempat, diantara kita.

Komentar

Postingan Populer